- New
Penulis : Wahyu Kurniawan
Tahun Terbit : 2023
Penerbit : Universitas Wijaya Putra Press
Jumlah Halaman : 336 halaman
Ukuran : 23.5 X 16
ISBN : 978-623-09-5534-1
(edit with the Customer Reassurance module)
(edit with the Customer Reassurance module)
(edit with the Customer Reassurance module)
Buku berjudul Hukum Perjanjian Bernama: Dalam Tradisi Sistem Hukum Civil mengupas tentang sebagian dari Buku II Burgerlijk Weboek dan Code Civil yang terdiri dari perjanjian-perjanjian bernama. Buku ini dapat menjadi sumber bagi para pembelajar di tingkat Program Sarjana, Magister, maupun Doktoral karena memberikan gambaran fundamental terhadap norma-norma yang bermuatan asas hukum. Selain itu, buku ini juga dapat digunakan oleh para praktisi hukum khususnya hakim dalam menilai perkara dengan menggunakan pendekatan doktrinal. Praktisi hukum yang berorientasi internasional juga memperoleh gambaran normatif yang bersifat universal mengingat norma-norma dalam Burgerlijk Wetboek dan Code Civil berasal dari hukum Romawi yang telah diterima luas sebagai ius gentium dalam berbagai sistem hukum termasuk sistem hukum common.
Pembahasan norma-norma yang terdapat dalam perjanjian bernama tersebut dilakukan dengan menggunakan penafsiran yang menjadi tradisi dalam sistem hukum civil yaitu penafsiran doktrinal, gramatikal, dan logikal.
Sedangkan untuk memperoleh kesahihan digunakan pendekatan verifikasi epistemologi koherensi yang dipadu dengan fundamentalis. Pendekatan koherensi dilakukan dengan cara menelaah masing-masing penafsiran dari para ahli hukum untuk menemukan satu konsensus doktrinal atas setiap norma dalam perjanjian bernama yang menjadi pokok bahasan. Dilanjutkan dengan pendekatan fundamentalis mulai dari pendapat hukum para ahli Belanda, dilanjutkan dengan ahli hukum Perancis yang menafsirkan norma dalam Code Civil. Verifikasi berikutnya adalah berdasarkan doktrin ahli hukum sebelum terbentuknya Code Civil, dan diakhiri dengan hukum Romawi.